Tetesan

Tetesan adalah sebuah upacara adat Jawa untuk menandai peralihan anak perempuan dari masa kanak-kanak ke masa remaja. Namun seiring berkembangnya zaman, upacara tetesan dapat dilakukan pada saat bayi. Upacara melibatkan siraman air kembang, minum jamu (loloh), mengenakan busana adat (seperti sabuk wolo), dan doa restu. Bahan seperti kunyit digunakan sebagai simbol pembersihan/penyucian. serta menjadi bagian budaya yang masih dilestarikan di Kalurahan Sindumartani.

Tradisi ini sarat makna, mengajarkan anak perempuan tentang peran, kebersihan, dan budaya, meski pelaksanaannya bervariasi tergantung keluarga dan keyakinan.