Tandur

Tandur dalam bahasa Jawa adalah singkatan dari “ditata mundur,” yang berarti menanam padi secara tradisional di mana petani menanam bibit sambil bergerak mundur untuk menghindari merusak bibit yang sudah ditanam. Meskipun teknologi pertanian sudah semakin canggih, namun masyarakat Sindumartani masih melesterikan kegiatan tandur ini dalam proses pengelolaan sawah.

Warga Sindumartani sedang tandur di sawah