Monumen

Di Kalurahan Sindumartani, tepatnya di depan Kantor Lurah Sindumartani saat ini, terdapat sebuah monument bersejarah peninggalan zaman Belanda. Monumen in berbentuk tugu dengan simbol topi baja, bambu runcing sebagai simbol laskar rakyat yang telah gugur. Didirikan di atas pondasi/ batur persegi empat.  Nama-nama  korban pertempuran tercantum di monumen.

Pada tanggal 13 Januari 1949 di Dusun Morangan, Sindumartani, Ngemplak, dengan dipimpin Sudiro dan Munawar para pejuang mengadakan penyerangan ke pos-pos Belanda di Gondang Legi Desa Donoharjo, Ngaglik.

Penyerangan tersebut sangat merugikan Belanda baik secara materiil maupun moril yang tidak sedikit. Sehingga Belanda sangat marah. Kemudian dengan dibantu serangan dari udara, Belanda berhasil memukul mundur para pejuang Republik Indonesia yang mengakibatkan gugurnya 7 orang yaitu: KH. Muh Muhdi, Zuber, Dakiri, Dulkahar, Bakrun, Nawardi, Jawabi.