Bedug
Bedug adalah alat musik tabuh tradisional Indonesia yang terbuat dari batang kayu besar yang dilubangi dan ditutup dengan kulit hewan, seperti sapi atau kerbau, pada kedua ujungnya. Alat musik ini memiliki suara berat dan khas yang bisa terdengar hingga jarak jauh. Awalnya, bedug berfungsi sebagai alat komunikasi tradisional dan penanda ritual atau bahaya, lalu berkembang menjadi alat penanda waktu salat di masjid.
Adapun di Sindumartani terdapat sebuah Bedug yang berkaitan dengan Sunan Kalijaga terbuat dari Pohon Joho. Pohon Joho yang dipercaya tumbuh karena rintisan Sunan Kalijaga diabadikan menjadi nama kampung dengan nama Dusun Joholanang – yang demi memudahkan pengucapan sering disebut “Jolanan”.
Pohon Joho juga digunakan sebagai nama Desa Johosari. Pohon tumbuh kukuh sampai akhirnya ditumbangkan angin kencang. Kayunya yang cukup besar dijadikan tiga buah bedug : satu untuk Masjid Joholanang sendiri yang saat itu masih masuk wilayah administratif Johosari; satu untuk Masjid Dusun Pencar yang saat masih bagian Kalurahan Pencarsari; dan satu lagi untuk Masjid di Jambon Kidul yang saat itu termasuk wilayah Kalurahan Jambusari. Usia bedug diperkirakan 100 Tahunan.