Tanaman Padmanaba

Tanaman lain tinggalan Sultan Hamengkubuwono X adalah padmanaba atau padmonobo. Tanaman ini posisinya satu level dengan pandan sirap, namun menghadap ke Sendang Wadon. Masyarakat sekarang mungkin lebih mengenal tanaman ini dengan sebutan wali songo atau dalam Bahasa Latin Schfflera Arboricola. Keberadaannya di lingkup Sendang Joholanang menjadi signifikan saat dipasangkan dengan tanaman pandan sirap. Jika pandan sirap mewakili energi maskulin, tanaman padmanaba ini mewakili energi feminin serupa dengan fungsi yoni. Jika diamati bentuk daunnya, tanaman ini memiliki tekstur yang tebal dan halus dan berbentuk lonjong membulat. Dari batangnya terjadi banyak percabangan di mana masing-masing menghasilkan serangkaian daun dalam formasi melingkar, mirip dengan daun singkong.

Berbeda dengan arah tumbuh daun pandan sirap yang vertikal, daun-daun padmanaba cenderung membuka secara horizontal. Jika asosiasi energi feminin pada tanaman ini digabungkan dengan asosiasi energi maskulin tanaman pandan sirap, maka bersatunya keduanya mewakili filsafat Jawa sangkan paraning dumadi atau asal muasal kehidupan. Selain pepohonan dan tanaman yang dikeramatkan.