Tanaman Pandan Sirap

Pangeran Mangkubumi juga menanam tanaman pandan sirap (Agave), menghadap langsung Sendang Lanang. Tanaman pandan sirap merupakan tumbuhan berjenis monokotil yang hanya memiliki satu daun lembaga, berdaun seling dengan tulang daun sejajar, dan terdapat gerigi yang cukup tajam di tepian setiap daunnya. Arah tumbuh daun daunnya tegak lurus, cenderung vertikal. Pandan sirap termasuk tanaman tangguh karena bisa hidup subur di iklim panas tanpa memerlukan perlakuan khusus.

Sekalipun tidak ada penjelasan tertulis maupun keterangan lisan perihal pemilihan tanaman pandan sirap sebagai bagian penting di Sendang Joholanang, meninjau karakter dan bentuk tanamannya, serta letak tanaman yang menghadap Sendang Lanang, bisa jadi pandan sirap sengaja ditanam sebagai simbol energi maskulin, serupa dengan fungsi lingga yang banyak ditemukan di situs situs Hindu, yang merupakan satu di antara dua energi inti yang memungkinkan terjadinya kehidupan.