VISI MISI LURAH SINDUMARTANI

 

V I S I

“Terwujudnya Sindumartani Makmur yang Aman, Sehat, Cerdas, Produktif, Berbudaya dan Berakhlak Mulia”

 

Motto:

“Melayani dengan hati, profesional yang aspiratif dan merakyat”.

 

M I S I :

MAKMUR 1.    Menggali potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam mewujudkan kemakmuran warga dengan target yang terukur, melalui “Program Ekonomi Sindumartani” ,

 

2.    Meningkatkan pelayanan pada semua bidang yang maksimal kepada warga masyarakat desa Sindumartani.

3.    Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan mewujudkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan program lain untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat desa, serta meningkatkan produksi.

AMAN 1.    Menciptakan suasana aman berbasis warga dan bekerjasama dengan pihak terkait,

 

2.    Meningkatkan kehidupan yang harmonis, toleran, saling menghormati dalam kehidupan berbudaya dan beragama di desa Sindumartani

SEHAT Mempertahankan dan Meningkatkan kesehatan warga dan lingkungannya melalui program “lingkungan sehat warga sehat”.
CERDAS 1.    Menciptakan dan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan melalui “program pendidikan Sindumartani.

 

2.    Meningkatkan sarana dan prasarana dari segĺqi fisik dan non fisik bidang  pendidikan, kesehatan, olahraga dan kebudayaan di desa.

PRODUKTIF 1.    Mendorong tumbuhnya industri  pertanian, peternakan, perikanan, dan pariwisata, melalui program pelatihan wirausaha kepada warga yang sesuai bidang dan keadaannya.

 

2.    Mengadakan pelatihan wirausaha kepada warga usia produktif yang belum bekerja disektor formal (masyarakat yang membutuhkan).

3.    Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dengan mewujudkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan program lain untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat desa, serta meningkatkan produksi.

BERBUDAYA 1.    Menciptakan budaya kerja yang kreatif, jujur, adil, amanah, dalam melaksanakan pemerintahan, dan budaya transparan bidang keuangan.(good governance),

 

2.    Mempertahankan dan mengembangkan budaya  sahih (diakui baik) yang mencerminkan kearifan lokal (local wisdom) dan menolak budaya fasid (menimbulkan kerusakan)

BERAKHLAK MULIA Membuat peraturan hidup bersama berbasis budaya lokal dan agama yang mendorong terbentuknya akhlak al-karimah (mulia)