Sindumartani (27/01/2026) – Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah kejadian pohon tumbang dan kerusakan rumah di beberapa padukuhan wilayah Kalurahan Sindumartani pada Selasa, 27 Januari 2026. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Gerak Cepat (TGC) Kalurahan Sindumartani bergerak cepat melakukan asesmen, evakuasi, dan penanganan di lokasi terdampak.
Salah satu kejadian yang menjadi prioritas penanganan adalah pohon tumbang yang menimpa rumah milik Bp Saryanto (Ketua Koperasi Desa Merah Putih Sindumartani). Bersama warga dan unsur terkait, TGC segera melakukan evakuasi pohon serta memastikan kondisi rumah dan lingkungan sekitar dalam keadaan aman.
Selain itu, cuaca ekstrem juga mengakibatkan kerusakan ringan pada sejumlah rumah warga di beberapa padukuhan. Berdasarkan hasil pendataan sementara, dampak yang tercatat meliputi:
- Padukuhan Morangan: 1 rumah terdampak.
- Padukuhan Kejambon Kidul: 7 rumah terdampak.
- Padukuhan Bokesan: 3 rumah terdampak.
- Padukuhan Kayen: 71 rumah terdampak.
Mayoritas kerusakan yang terjadi berupa kerusakan ringan, seperti genteng berjatuhan, atap rumah rusak, dan bagian bangunan yang terdampak terpaan angin kencang. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah Kalurahan Sindumartani bersama Tim Gerak Cepat (TGC), relawan, serta masyarakat terus berkoordinasi untuk melakukan pendataan, pembersihan material, dan penanganan lanjutan terhadap rumah-rumah yang terdampak. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.bc3bc
Pemerintah Kalurahan Sindumartani mengimbau seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan pohon yang berpotensi tumbang maupun kondisi lain yang membahayakan, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat demi menjaga keselamatan bersama.




